detikcom
Jumat, 18/01/2013 08:21 WIB

Perbaikan Belum Selesai, Jebolnya Tanggul Latuharhary Makin Lebar

Fajar Pratama - detikNews
(foto: Fajar Pratama-DetikNews)
Jakarta - Perbaikan tanggul kanal banjir barat di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta yang kemarin jebol masih terus dikerjakan. Namun, jebolnya tanggul ini terus melebar karena guyuran hujan deras dari malam tadi.

"Iya memang semakin lebar. Karena dari semalam hujannya deras," ujar Dandim Kodim 5 Letkol Tarsono di lokasi tanggul.

Pantauan detikcom, Jumat (18/1/2013) pukul 08.15 WIB, jika kemarin tanggul jebol selebar 10 meter, kini lebar jebolan tanggul mencapai sekitar 20 meter. Tampak sekitar 50 orang anggota TNI yang masih terus mengerjakan perbaikan tanggul.

Beberapa dari mereka mengangkut material bangunan seperti batu dan besi-besi penyangga. Sementara itu dua truk backhoe berukuran besar dan sedang telah berada di atas rel kereta api yang letaknya berdekatan dengan lokasi tanggul.

Tanggul yang jebol itu tepatnya berada di bawah jembatan yang menghubungkan Menteng dengan Kawasan Kuningan. Kemarin Gubernur DKI Jokowi tiga kali meninjau dan membantu langsung pengerjaan perbaikan tanggul ini.


(sip/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel