detikcom
Jumat, 18/01/2013 07:20 WIB

Updated

Ini Lokasi Jalanan Jakarta yang Masih Banjir

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Hujan yang mengguyur Jakarta malam tadi membuat sejumlah jalan di Jakarta belum bisa dilalui karena masih terendam banjir. Ketinggian air berkisar antara 50 hingga 80 sentimeter.

Berikut lokasi yang masih belum bisa dilewati di sejumlah jalanan di Jakarta sebagaimana diinformasikan TMC Polda Metro Jaya melalui akun twitternya, Jumat (18/1/2013) pukul 07.17 WIB.

- Depan Lotte Mart Kelapa Gading, Jakarta Utara (50 cm) saat ini lalu lintas tidak bisa dilalui di kedua arah.

- Depan Islamic Center, Jakarta Utara Sekitar (65 cm) lalu lintas tidak bisa dilintasi di kedua arah.

- Tol Pulit arah Tomang KM 14.400 (Grogol) Jakarta Barat (45 cm) lalu lintas tidak bisa dilintasi di kedua arah

- Depan Mangga dua Square, Jakarta Utara (60 cm) saat ini lalu-lintas masih belum bisa dilintasi kendaraan

- Jalan Cilandak barat, Jakarta Selatan (35 cm)lalu-lintas tidak bisa dilintasi di kedua arah

- Jalan Bangka, Jakarta Selatan (50 cm) lalu-lintas tidak bisa dilintasi dari kedua arah

- Lalu-lintas dari Tomang arah ke Harmoni, Jakarta Pusat tidak bisa dilintasi akibat imbas Banjir di Jatipulo

- Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan (80 cm) saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi dikedua arahnya

- Depan ASTRA Honda, Jakarta Utara(40 cm) saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi

- Jatipulo, Jakarta Barat (45 cm) saat ini lalu lintas dari Tomang arah Harmoni tidak bisa dilintasi.

(fdn/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel