Jumat, 18/01/2013 01:14 WIB

Ical Minta Parpol Tak "Manfaatkan" Banjir Jakarta

Rois - detikNews
Banjir di MH Thamrin
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie berharap partai politik tidak memanfaatkan musibah banjir untuk kepentingan politik. Parpol harus membantu korban banjir tanpa membawa bendera partai.

"Semua orang baik ormas, partai politik kemudian memasang bendera ramai-ramai dan menjadikan musibah ini sebuah sesuatu instrumen politik mereka. Kita harapkan bahwa kita dukung pemerintah kita tanyakan apa yang belum dikerjakan kita kerjakan kita lihat apa yang belum dikerjakan, maka demikian kita dapat membantu para korban, termasuk penampungan mereka," kata Ical usai membuka rapat kerja daerah (Rakerda) Partai Golkar Jawa Timur di Sidoarjo, Kamis (17/1/2013).

Ical juga berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja optimal untuk menangani banjir yang merendam 73 kelurahan di Jakarta.

"Saya harapkan BNPB yang telah terlatih dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Ical meminta masyarakat ikut membantu pemerintah dalam progam penanggulangan banjir. "Masyarakat tentu dapat membantu dengan melakukan apa-apa yang belum atau kurang bisa dikerjakan oleh pemerintah," jelasnya.

Banjir merendam 720 RT di 73 Kelurahan di Jakarta. Total pengungsi banjir di Jakarta mencapai 15.423 orang.

(fdn/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel