detikcom
Jumat, 18/01/2013 00:59 WIB

Puncak Diguyur Hujan Lebat, Katulampa Masih Siaga IV

Farhan - detikNews
Bendung Katulampa
Bogor, - Hujan lebat terjadi kawasan Puncak, Bogor Jumat (18/1/2013) dini hari. Sementara kondisi debit air di Bendung Katulampa masih berstatus siaga 4 dengan ketinggian 70 sentimeter.

"Saat ini ketinggian masih 70 centimeter. Statusnya siaga 4," kata petugas jaga Bendung Katulampa, Andi Sudirman saat dihubungi pukul 00.30, Jumat (18/1/2013) dini hari.

Menurutnya, debit air di Bendung Katulampa diperkirakan akan naik kembali beberapa jam kemudian karena kawasan Puncak yang merupakan hulu sungai Ciliwung tengah diguyur hujan deras. "Kemungkinan naik, tapi mudah-mudahan tidak terlalu tinggi dan hujan cepat berhenti," terangnya.

Selain kawasan Puncak, wilayah lain di sebagian Kota Bogor hingga pukul 00:30 WIB masih diguyur hujan lebat. Hujan sebelumnya turun dengan intensitas ringan pada Kamis (17/1/2013) malam.

Namun hujan turun dengan lebat setelah memasuki tengah malam. "Kita tetap berpatokan di wilayah Puncak. Kalau wilayah Puncak hujan, dipastikan debit sungai Ciliwung naik," ujar Andi.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(fdn/fdn)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%