detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 17/01/2013 13:17 WIB

Banjir Juga Terjadi di Tebing Tinggi Sumut, Ratusan Rumah Terendam

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Selain di Jakarta, bencana banjir juga terjadi di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Ada ratusan rumah di dua kecamatan di daerah tersebut yang terendam air.

Kawasan yang terkena banjir itu berada di Kecamatan Tebing Tinggi Kota dan Kecamatan Bajenis. Di beberapa titik ketinggian air mencapai selutut orang dewasa, namun di permukiman warga yang berada di tepian sungai, ketinggian air ada yang mencapai satu meter, Kamis (17/1/2013).

Kampung Semut di Kecamatan Tebing Tinggi Kota termasuk yang cukup parah dilanda banjir. Posisi kampung ini berada di tepian sungai sehingga rumah yang terkena banjir cukup banyak.

Salah seorang warga A. Hasibuan menyatakan, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 04.00 WIB. Banjir itu merupakan banjir kiriman, karena hujan deras di kawasan hulu.

"Sampai siang air masih belum surut," kata Hasibuan.

Kendati wilayahnya dilanda banjir, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi, Wahid Sitorus menyatakan belum mendapat informasi apa-apa.

"Saat ini aku belum dapat laporan mengenai banjir," kata Wahid Sitorus kepada wartawan melalui pesan singkat.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%