Rabu, 16/01/2013 15:34 WIB

Formulir Caleg Perkeruh Kisruh Sayap NasDem

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Demo Garda NasDem
Jakarta - Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang dinyatakan lolos verifikasi KPU ke Pemilu 2014 kini sedang mengumpulkan caleg yang akan berjuang di Pemilu 2014. Namun isu beredarnya formulir caleg NasDem justru memecah internal sayap NasDem, Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND).

Garda NasDem memang bergejolak hebat menjelang pengukuhan Surya Paloh menjadi Ketua Umum Partai NasDem pada kongres Partai NasDem 25-26 Januari mendatang. Sejumlah pengurus Garda Pemuda NasDem dipecat karena diisukan menolak Surya Paloh dan mendukung Hary Tanoesoedibjo.

Tak hanya itu saja, isu beredarnya formulir caleg dan masuknya Nova Paloh ke dalam tubuh Garda NasDem juga membuat situasi semakin dinamis. Paling tidak itu terbuka dalam surat terbuka yagn ditulis Ketua GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia, di website resmi Garda Nasdem, Rabu (16/1/2013).

Situasi internal Garda NasDem memanas menjelang Rapimnas Garda NasDem yang digelar pada Senin (14/1/2013) lalu. Rupanya ada intrik internal yang cukup keras menyangkut posisi Ketua Umum GPND. Ketua Umum GPND saat ini adalah Martin Manurung.

Dalam surat terbukanya, Rizky yang sempat diminta dukungan Martin justru difitnah menggalang dukungan untuk menjatuhkan sang ketua umum GPND tersebut. "Tanyakan juga pada Tuan Martin, siapa orang yang bertemu dengannya pada tanggal 3 Januari 2013, pukul 13.00 WIB di Setiabudi One dan meminta saya mendukung dia. Artinya dia masih mengakui saya sebagai Ketua DKI Jakarta. Lalu setelah saya menolak itu, mengapa tiba-tiba dia menjadikan surat pengunduran diri saya sebagai Ketua DKI dan membekukan struktur saya?" protes Rizky dalam surat tersebut.

Sementara itu di kubu lain, Nova Paloh juga menggelar silaturahim dengan sejumlah petinggi GPND. Rizky sempat diminta menggulingkan Martin Manurung.

"Tanyakan pada Tuan Nova Paloh, siapa yang meminta silaturahmi digelar dengan agenda menurunkan Martin Manurung dan Saiful Haq? Tanyakan padanya, siapa yang datang bersama sepupunya Wibi Andrinof kepada saya, dan meminta saya untuk menjadi Sekjen jika saya membantunya menjatuhkan Martin Manurung dan Saiful Haq?" ungkap Rizky yang menjuduli surat terbukanya dengan "Kalian Laki-laki, Saya Hanya Seorang Ibu" ini.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%