detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 16/01/2013 10:46 WIB

Ada Napi Bocah Pintar 3 Kali Kabur dari LP, Ditjen PAS: Itu Fiktif

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Dunia maya dihebohkan dengan kisah tentang bocah narapidana kasus pembunuhan yang memiliki kepintaran luar biasa. Bahkan disebutkan bocah itu bisa kabur dari penjara tiga kali, namun berhasil ditangkap kembali. Benarkah?

Cerita ini beredar luas di situs jejaring sosial dan forum-forum internet. Bersumber dari sebuah blog, cerita ini ditulis pada tahun 2007 oleh seorang alumnus kriminologi UI. Namun baru populer belakangan ini.

Secara singkat, kisah tersebut berisi pengalaman sang penulis saat mewawancarai Arif, nama samaran bocah tersebut. Arif yang kala itu berusia 8 tahun dipidana karena kasus pembunuhan berencana dan ditahan di LP Anak Tangerang.

Arif adalah anak pintar. Nilainya selalu menonjol di kelas. Bahkan setelah di dalam penjara, nilainya nomor dua terbaik di provinsi. Lalu, bagaimana dia bisa masuk dalam penjara?

Rupanya Arif balas dendam kepada seorang kepala preman di Bekasi. Preman itu telah membunuh ayahnya. Begitu mendengar kabar itu, Arif pun langsung mencari si preman dan membalaskan dendamnya.

"Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi," demikian cerita singkat soal Arif.

Di dalam penjara, Arif rupanya sempat merepotkan petugas Lapas. Dia kabur tiga kali dengan cara yang unik. Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mad/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%