detikcom
Selasa, 15/01/2013 23:22 WIB

4.800 Orang Mengungsi Akibat Banjir di Jakarta Barat

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Hujan yang tak henti-henti mengakibatkan banjir di beberapa titik di Jakarta Barat. Sebanyak 4.800 orang dari delapan kecamatan mengungsi akibat bencana ini.

"Jumlah pengungsi di wilayah Jakarta Barat ada 4.800 orang/8 kecamatan. Paling banyak pengungsi terdapat di kelurahan Duri Kosambi sekitar 2.645 orang dan Rawa Buaya 2.100 orang," kata Kasie Informasi BNPB DKI Jakarta, Bambang Surya, saat dihubungi detikcom, Selasa (15/1/2013).

Menurut Surya, jumlah pengungsi tersebut belum semuanya terdata. Karena masih ada di beberapa wilayah yang belum didata oleh BNPB.

"Namun, jumlah pengungsi itu belum termasuk yang di Kedaung, Kali Angke Karena belum berdirinya tenda darurat jadi warga masih bertahan di rumah masing," ujarnya.

Surya Mengatakan saat ini BNPB sudah memberikan bantuan ke beberapa titik wilayah banjir. "Seperti makanan, selimut, tenda, Terpal buat alas,"ujarnya.

Sementara itu, Kasie Ops Damkar Jakarta Barat, Sutarno, mengatakan, wilayah Jakarta Barat yang terendam banjir banjir tertinggi berada di wilayah Rawa Buaya Cengkareng, Joglo (Komplek Hankam), Kapuk Cengkareng ada tiga RW yang terendam yaitu RW 16, RW 12 dan RW 13.

"Dan banjir juga melanda RW5 Kedoya Selatan," imbuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%