BBC Indonesia
Selasa, 15/01/2013 22:40 WIB

PM India peringatkan Pakistan soal Kashmir

BBCIndonesia.com - detikNews
Perdana Menteri India, Manmohan Singh mengatakan hubungan India dengan Pakistan tidak seperti biasa lagi setelah kontak senjata menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Dia mengatakan kematian dua tentara India -dan salah seorang dipancung- dalam insiden pekan lalu tidak bisa diterima.

"Setelah tindakan barbarik itu, tidak bisa lagi berurusan seperti biasa dengan Pakistan. Yang terjadi di LoC (garis perbatasan di Kashmir) tidak bisa diterima."

"Saya berharap Pakistan menyadari ini. Saya berharap Pakistan akan membawa pelakunya untuk diadili," tuturnya saat peringatan Hari Tentara Nasional India, Selasa 15 Januari.

Pernyataan Singh disampaikan sehari setelah Kepala Staf Angkatan Darat India, Jenderal Bikram Singh, memerintahkan para komandannya menanggapi secara agresif setiap tembakan dari tentara Pakistan di kawasan Kashmir.

Hari Senin (14/01) para komandan militer melakukan pertemuan di kawasan perbatasan namun tidak ada rincian tentang hal yang dibicarakan maupun hasilnya.

Dua perang

Ketegangan antara India dan Pakistan berawal dari kontak senjata di kawasan yang dipersengketakan kedua negara pada Minggu 6 Januari, yang menewaskan dua tentara Pakistan.

Baik pemerintah Delhi mapun Islamabad sudah memanggil duta besar di negara masing-masing untuk menyampaikan protes atas kekerasan yang menewaskan tentara mereka.

Kedua negara bertetangga ini sudah dua kali terlibat perang untuk memperebutkan Kashmir.

Gencatan senjata dicapai di sepanjang garis perbatasan yang disebut LoC pada tahun 2003.

Ribuan orang tewas di kawasan Kashmir yang dikuasai India sejak pemberontakan bersenjata melawan kekuasaan India marak tahun 1989.

India sempat merencanakan untuk memberikan visa kedatangan untuk kaum manula Pakistan di perbatasan Wagah -yang merupakan sebuah terobosan dalam hubungan kedua negara- namun rencana itu kini sudah ditunda.

(bbc/bbc)



  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000
MustRead close