BBC Indonesia
Selasa, 15/01/2013 22:12 WIB

Petugas kebersihan di Swedia mencuri kereta

BBCIndonesia.com - detikNews
Kereta yang dicuri di Swedia

Empat gerbong kereta menabrak gedung apartemen di pinggiran Stockholm.

Seorang wanita mencuri kereta komuter dengan menyetir ke pinggiran Stockholm namun kereta keluar jalur dan menabrak gedung apartemen.

Juru bicara polisi, Lars Bystrom, mengatakan wanita yang berprofesi sebagai petugas kebersihan ini mengalami luka-luka dan diterbangkan ke rumah sakit di ibukota Swedia.

Bystrom menjelaskan wanita ini ditahan karena membahayakan keselamatan publik.

Juru bicara operator kereta Arriva, Tomas Hedenius, mengatakan wanita yang lahir pada 1990 tersebut mencuri kereta dengan empat gerbong dari depot di pinggiran Stockholm.

Kereta ini dikemudikan sekitar 1,6 km ke stasiun terakhir. Di sini kereta keluar dari rel, meluncur sepanjang 25 meter dan menabrak gedung hunian berlantai.

Foto dari lokasi kejadian menunjukkan bagian depan kereta merangsek masuk ke gedung apartemen.

"Ada tiga keluarga di apartemen itu dan tidak satu pun yang mengalami luka-luka," kata Hedenius.

Belum diketahui motif pencurian kereta ini. Sehari-hari ia bekerja untuk membersihkan kereta di depot.

"Kami dengar ia petugas yang rajin. Kami sedang melakukan penyelidikan mengapa ia mencuri kereta dan bagaimana kereta kami bisa dicuri," tambahnya.

Hedenius juga menjelaskan tidak sulit mengemudikan kereta.

"Anda bisa membaca cara-cara menjalankan kereta di internet atau dengan mengamati kerja para masinis," katanya.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close