detikcom
Selasa, 15/01/2013 19:51 WIB

Terendam Banjir, Jembatan Lama Kalibata Tak Bisa Dilewati

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Besarnya volume air dari Bogor membuat Kali Ciliwung meluap. Jembatan lama yang berada tepat di bawah jalan layang Kalibata, petang ini sudah terendam banjir sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.

Pantauan reporter detikcom di lokasi, air yang meluap dari Kali Ciliwung menggenangi jembatan. Posisi air sama tingginya dengan jembatan. "Air ke jembatan dari habis Magrib tadi," kata seorang warga.

Namun kendaraan yang mengarah ke Cililitan atau arah ke Duren Tiga masih bisa melewati jalan layang yang dulu dibangun mengantisipasi banjir. Kondisi lalin ke arah Cililitan terpantau macet total.

Banjir di Rawajati merendam 3 RW yakni RW 1,3 dan 7. Warga sudah mulai mengungsi ke tenda atau rumah yang lebih tinggi posisinya sejak air masuk sekitar pukul 13.00 WIB tadi siang.

(fdn/lh)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close