detikcom
Selasa, 15/01/2013 17:47 WIB

Yenny Wahid: Jokowi Berpeluang Jadi Capres 2014

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, melihat potensi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden (capres). Menurut Yenny, jika Jokowi sukses memimpin Jakarta, Jokowi punya peluang diusung di Pilpres 2014.

"Jika 2014 dilihat capaiannya sudah baik, nah itu punya peluang. Sekarang orang-orang sudah cerdas, melihat calon dari track records," kata Yenny saat ditanya soal peluang Jokowi di Pilpres 2014.

Hal ini disampaikan Yenny di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (15/1/2013). Yenny ke Bawaslu dalam rangka mengadukan KPU yang tidak meloloskan partainya ke Pemilu 2014.

Namun yang jelas, menurut Yenny, lima tahun masa kerja Jokowi di DKI Jakarta akan dipantau rakyat. Kalau tak maju di Pilpres 2014, bukan tak mungkin Jokowi diusung jadi capres di Pemilu berikutnya.

"Menurut saya Jokowi akan dinilai dulu selama 5 tahun ke depan, apa bisa membawa perubahan besar di Jakarta. Jika nanti mampu melaksanakan janji-janjinya pas Pilkada, dan membuat perubahan berarti, dia layak untuk dipertimbangkan," kata Yenny.

Yenny yang saat ini menjabat ketua umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) tak berniat maju Pilpres 2014. Partainya pun tak diloloskan KPU ke Pemilu 2014.

"Nggak, saya belum ada niat. Saya masih punya bayi kecil. Saya masih harus banyak belajar, melihat permasalahan yang ada. Kalau tidak tahu permasalahannya bagaimana bisa mencarikan solusi. Saya tidak mau ikut-ikutan nyapres," kata Yenny.

Secara pribadi Yenny menyarankan semua capres blusukan seperti Jokowi."Saya minta semua capres blusukan, supaya tahu kondisi masyarakat sebenarnya. Oh di pedalaman ada kondisi seperti ini, ini harus diperhatikan, pemerataan pembangunan juga harus dilihat," pungkasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%