detikcom

Selasa, 15/01/2013 16:53 WIB

Soal 6 Ruas Tol, Jokowi: 100 Persen Saya Belum Ngerti Bener

Ray - detikNews
Jakarta - Meski Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pernah menyatakan persetujuan 6 ruas tol dalam kota dengan syarat, ternyata dia belum mengerti betul konsep yang disodorkan konsorsium yang tergabung dalam Jakarta Tollroad Development (JTD).

"Terus terang, saya ngaku apa adanya bahwa 100 persen saya memang belum ngerti bener mengenai 6 ruas jalan tol ini," kata Jokowi setelah public hearing di Ruang Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (15/1/2013).

"Tetapi setelah tadi saya mendengarkan, saya sekarang mungkin baru 90 persen dan nanti kalau ada yang mau menambahi saya mengerti 100 persen bener," imbuhnya.

Jokowi berpendapat, dalam penetapan pembangunan yang hingga saat ini terus menerus menuai pro-kontra itu, dirinya ingin menjadi pejabat publik yang tidak melanggar etika dan kebijakan.

"Dan 6 ruas jalan tol ini akan benar-benar saya setujui bila ini memang lahir dari sebuah kebutuhan yang wajar dari masyarakat, bukan dari kepentingan bisnis," kata Jokowi.

Pekan lalu Jokowi menyatakan setuju-setuju saja 6 tol dalam kota itu dibangun tapi dengan syarat harus mengakomodasi transportasi massal. Pernyataannya ini menuai kritik dari para penentang pembangunan itu karena dianggap tidak konsisten dengan janji kampanyenya saat Pilgub.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%