Selasa, 15/01/2013 12:52 WIB

Harapan Indah Bekasi Banjir, Aktivitas Warga Terganggu

Nala Edwin - detikNews
Foto:Eva/pembaca
Jakarta - Hujan deras yang turun sejak pagi juga membuat kawasan Harapan Indah, Bekasi, tergenang. Banjir ini membuat aktivitas warga di kawasan perumahan tersebut terhambat.

"Banjirnya cukup dalam sehingga membuat warga susah berangkat kerja," kata Eva salah seorang warga perumahan tersebut kepada detikcom, Selasa (15/1/2013).

Eva mengatakan banjir tersebut sudah menggenangi kawasan itu sejak pagi. Banjir ini membuat kemacetan di lokasi tersebut. Banjir ini disebabkan tersendatnya saluran air di kawasan tersebut.

"Banjir juga buat macet parah, banyak kendaraan yang saling serobot," katanya.

Hingga kini sisa-sisa banjir masih terlihat di kawasan Harapan Indah. Kawaan perumahan ini memang sering dilanda banjir jika musim hujan terjadi.

Selain Harapan Indah, berbagai lokasi di Jakarta juga tergenang air. Kawasan seperti Cengkareng, Joglo, Cileduk tergenang air sehingga menyebabkan kemacetan panjang di lokasi-lokasi tersebut.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nal/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%