detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 14/01/2013 11:47 WIB

Duh! Bebas dari Penjara, Pria India Perkosa dan Bunuh Anak 9 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi (AFP)
New Delhi, - Seorang pria India telah ditangkap karena memperkosa dan membunuh seorang anak perempuan. Parahnya, pria berusia 32 tahun itu baru beberapa bulan bebas dari penjara karena kasus serupa.

Pria bernama Sunil Suresh alias Pappu Salve tersebut ditangkap pada Sabtu, 12 Januari lalu atas penculikan seorang bocah berumur 9 tahun dari kota Shirdi, distrik Ahmednagar di Maharashtra pada 28 Desember 2012. Dia kemudian memperkosa anak tersebut dan membunuhnya.

Seperti dilansir media Press Trust of India, Senin (14/1/2013), Salve ditangkap dekat stasiun kereta api di distrik Nashik oleh kepolisian Shirdi. Sebelumnya, Salve pernah ditangkap pada tahun 2003 silam atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang anak perempuan di daerah Sinnar, distrik Nashik.

Pengadilan Negeri Nashik pun menjatuhkan vonis mati untuk Salve. Namun pria itu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bombay dan dibebaskan dari hukuman mati.

Namun Salve tetap harus mendekam di penjara atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang diajukan terhadapnya pada tahun 2002. Kemudian karena dianggap berkelakuan baik selama dalam tahanan, pria itu dibebaskan dari penjara Nashik pada 28 Mei 2012.

Namun tak lama setelah pembebasannya, Salve menculik bocah 9 tahun tersebut dan memperkosa serta membunuhnya pada 28 Desember 2012 lalu. Dia kemudian membuang jasad korban ke tempat terasing dekat stasiun keret apai Shirdi. Tubuh membusuk korban ditemukan pada Jumat, 11 Januari malam lalu.

Marah atas insiden tersebut, warga Shirdi turun ke jalan-jalan untuk mengecam peristiwa itu. Massa juga menuntut adanya hukuman berat bagi terdakwa.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%