Minggu, 13/01/2013 20:12 WIB

M Nuh: Kurikulum 2013, Tukang Bangunan Bisa Jadi Guru

Sukma Indah Permana - detikNews
Ilustrasi
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan kurikulum 2013 pada tahun ajaran baru nanti. Mendikbud, M Nuh menjelaskan kurikulum ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang kreatif dan penuh inovatif. Untuk itu, tukang bangunan pun bisa jadi guru.

"Cara didiknya pakai pendekatan yang membiasakan adik-adik untuk memakai panca indera untuk melakukan observasi, faktual," ujar M Nuh.

Hal ini disampaikan M Nuh dalam acara sosialisasi Kurikulum 2013 di kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jalan Kyai Mojo Srondol Kulon Banyumanik Semarang, Jawa Tengah, Minggu (13/1/2013).

M Nuh mengatakan bahwa tak hanya observasi, anak didik juga harus didorong untuk aktif bertanya. Kurikulum 2013 ini akan mengangkat sisi kepenasaran intelektualitas anak dengan mendorong nalar, bereksperimen, dan mengkomunikasikannya ke orang lain.

"Ini tidak harus butuh biaya yang besar. Misal sekolah belum diplester, (masih terlihat susunan batu bata). Ajak adik-adik untuk bertanya kenapa batu batanya disusun selang-seling, tidak sejajar. Mulailah kemampuan bertanya, kemudian nalarnya dia tanya ke tukang bangunan. Pak tukang pun bisa jadi guru," ulas M Nuh.

Selain itu, kurikulum 2013 ini akan fokus pada tiga objek pembelajaran yakni fenomena alam, fenomena sosial, dan fenomena seni dan budaya.

"Sehingga kalau ada fenomena sosial, misal kenapa ada yang meninggal atau sakit kita perlu menjenguk," tuturnya.

"Tidak perlu lab yang canggih," imbuhnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%