QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 13/01/2013 20:26 WIB

Lagi, Perkosaan Beramai-ramai di India

BBCIndonesia.com - detikNews
Punjab Lagi, kasus pemerkosaan beramai-ramai mengguncang India. Kali ini seorang wanita berusia 29 menjadi korban.

Polisi mengatakan ia diculik oleh sopir dan kondektur saat berada di atas bus di negara bagian Punjab, pada Jumat malam (11/01).

Korban dibawa ke satu bangunan dan di sini lima orang lainnya bergabung dan wanita tersebut diperkosa berkali-kali.

Belum diketahui apakah korban juga mengalami penganiyaan.

Enam tersangka telah ditangkap polisi, seorang lagi masih buron.

Perkosaan beramai-ramai ini terjadi hanya beberapa pekan setelah kasus serupa menimpa seorang mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun di Delhi.

Ia diperkosa bergiliran di atas bus, dipukuli dengan tongkat besi, dan kemudian dilemparkan keluar dari kendaraan.

Korban mengalami cedera parah dan perawatan lanjutan di Singapura tidak bisa menyelamatkan nyawanya.

Kasus ini membuat marah warga di seluruh negeri yang dilampiaskan dengan aksi turun ke jalan selama berhari-hari.

Mereka menuntut perlindungan yang lebih besar kepada kaum perempuan dan mendesak pemerintah memperberat hukuman untuk para pemerkosa.
(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%