Sabtu, 12/01/2013 05:54 WIB

Sabtu Pagi Yaris Terguling di Tol Jagorawi, Mercy Tabrak Pohon di Senayan

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Sedan Yaris terbalik di ruas Tol Jagorawi arah ke Bogor. Belum diketahui apakah insiden kecelakaan lalu lintas sedan berwarna merah tersebut menelan korban jiwa.

Petugas Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) , Dilla mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

"Kejadiannya di lajur kiri kilometer 9.400 ke arah Bogor," kata Dilla saar dikonfirmasi detikcom, Sabtu (12/1/2013).

Sedan tersebut memiliki nomor polisi B 1371 SZP. Belum diketahui nasib pengemudi dan jumlah penumpang yang ada di dalam kendaraan tersebut.

"Laporan lengkap belum kita terima dari petugas di lapangan, karena masih dalam penanganan," terang Dilla.

Akibat kecelakan tersebut, ruas jalan mengalami kepadatan menjelang titik kecelakaan mobil terbalik. Petugas Jasa Marga sekitar pukul 05.45 WIB, sendiri masih melakukan evakuasi terhadap kendaraan naas tersebut.

Sementara itu, kecelakan juga terjadi persis di depan Apartemen Senayan Residen, Jl Patal Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kecelakaan menimpa sedan Mercy nomor polisi B 369 COV.

"Menabrak pohon di depan Apartemen Senayan Residence," tulis TMC dalam akunnya tersebut dan diunggah pukul 04.20 WIB, Sabtu (12/1/2013).

Belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut. Begitu juga dengan nasib pengemudi yang mengendalikan sedan mewah buatan Jerman itu.

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%