detikcom

Jumat, 11/01/2013 05:53 WIB

Tol Merak Masih Direndam Banjir 1 Meter, Macet Mengular Hingga 15 Km

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Banjir yang masih merendam Tol Merak-Tangerang berimbas kepada kemacetan di sepanjang ruas jalan tersebut. Bahkan kemacetan yang terjadi sejak Kamis (10/1) sore sudah mengular sepanjang 15 km.

"Dari kemarin sore, kemacetan sepanjang 15 km, dari Balaraja ke arah Jakarta, sementara dari Merak tepatnya dari Serang Timur ke arah Ciujung kemacetan sepanjang 10 km," ujar petugas piket PT Jasa Marga, Rendi, ketika dihubungi detikcom, Jumat (11/1/2013).

Hingga pukul 05.27 WIB pagi ini, jalan tol Merak-Tangerang di Km 57 hingga Km 59 masih direndam air setinggi 1 meter. Tak hanya ruas tol, sejumlah rumah warga yang berada di sekitar jalan tol juga ikut terendam.

Banjir membuat kemacetan baik di tol maupun jalur-jalur utama dari dan menuju Jakarta dan Merak. Akses tol di titik tersebut ditutup sepanjang 21 km. Pengelola tol mengalihkan arus lalu lintas. Lalin ke Merak masuk KM 39 pintu Tol Balaraja Barat, kemudian keluar dan masuk lagi melalui pintu Tol Ciujung di KM 60.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%