detikcom
Kamis, 10/01/2013 22:33 WIB

Pasangan Lesbi Menikah di Batam, Punya Bukti dari KUA

Agus Siswanto - detikNews
(Foto: Agus Siswanto/detikcom)
Batam - Warga Perumahan Puri Agung III Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk, Batam, dikagetkan dengan suami istri berjenis kelamin perempuan. Lebih mengagetkan lagi, pasangan ini memiliki buku nikah resmi yang diterbitkan Kantor Urusan Agama (KUA).

Berdasarkan buku nikah, pasangan lesbi tersebut, Angga Soetjipto alias Musjalifa (23) dan Ninies Ramiluningtyas (41), menikah 6 Januari 2012 lalu. Mereka tinggal di Blok B 6 No 20 perumahan tersebut.

Terbongkarnya identitas asli pasangan sejenis ini bermula dari kecurigaan warga terhadap tingkah aneh keduanya. Warga akhirnya menggerebek dan memeriksa kejelasan jenis kelamin kedua pasangan tersebut.

Saat didatangi warga dan perangkat RT/RW setempat, Angga mengakui dia berjenis kelamin perempuan. Dia menyatakan saling mencintai. Warga yang geram akhirnya mengusir Angga dari perumahan tersebut.

Tetangga depan rumah pasangan tersebut, Mai Marlina, menuturkan, Angga dan Ninies cenderung tertutup dan tidak aktif dalam kegiatan sosial. Keduanya juga bertingkah seperti remaja yang pacaran.

Tak hanya itu, selama tinggal di rumah itu, Angga tak pernah memakai baju layaknya seorang pria sejati. Kemana pun, ia selalu mengenakan jaket.

"Bahkan dia (Angga) malah punya kebiasaan aneh seperti menanam dan mengurus bunga. Istrinya malah nggak. Sudah begitu kalau ada warga yang lewat pasti ditutup dadanya pakai jaket," kata Mai, Kamis (10/1/2013).

Belum ada klarifikasi dari pihak KUA terkait lolosnya pasangan sejenis ini untuk menikah dan mendapatkan buku nikah.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%