Detik.com News
Detik.com
Kamis, 10/01/2013 13:27 WIB

6 Dampak Terbesar Meteorit & Asteroid yang Jatuh di Bumi Sejak Abad 20

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 3 dari 7 Next »
6 Dampak Terbesar Meteorit & Asteroid yang Jatuh di Bumi Sejak Abad 20 - 3 dok Gonzalo Tancredi
2. Meteor Berarsenik Bentuk Kawah di Peru

Satu meteor jatuh ke Bumi di dekat Desa Carancas, Peru, dan membentuk kawah berdiameter 15,24 meter pada 15 September 2007. Saat pejabat berwenang menginvestigasi, mereka melihat air di dalam kawah itu mendidih. Para peneliti mencium bau busuk dan mendadak sakit.

Beberapa hari setelah meteor jatuh, sekitar 200 warga Desa Carancas sakit bersamaan secara misterius. Mereka menderita mual-mual, sakit kepala, dan muntah-muntah. Kemudian penelitian di lokasi kawah tempat meteor itu jatuh dilakukan oleh Dinas Pertambangan, Metalurgi dan Geologi Peru.

Hasilnya, warga desa itu keracunan arsenik. Meteorit itu mengeluarkan gas arsenik saat permukaannya panas karena bergesekan dengan atmosfer, kemudian tercampur air tanah yang terkontaminasi elemen beracun.



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%