Detik.com News
Detik.com
Kamis, 10/01/2013 12:36 WIB

Jelang Vonis Angie

Orang Tua Angie: Prepare for The Worst, Hope for The Best

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
 Orang Tua Angie: Prepare for The Worst, Hope for The Best
Jakarta - Menjelang detik-detik vonis Angelina Sondakh (Angie), Prof Lucky Sondakh, ayahanda Angie hanya bisa pasrah. Meski demikian dia menginginkan yang terbaik untuk putrinya.

"Ada apa, cukup satu kalimat saja saya sampaikan, 'prepare for the worst, hope for the best'. Live must go on, yang artinya berharap untuk yang terbaik siap untuk keadaan terjelek. Hidup harus jalan terus," ujar Lucky Sondakh.

Lucky mengatakan itu usai menjenguk Angie bersama istrinya Kartini Dotulong, dan Keanu, anak Angie dari pernikahannya dengan almarhum Adjie Massaid di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2012).

Pantauan Detikcom pukul 11.40 WIB, Kartini dan cucunya serta dua pengasuh anak Angie keluar dari Rutan Pondok Bambu usai melihat kondisi Angie. Kartini keluar tanpa mengucapkan sepatah kata apapun. Sementara Lucky dengan wajah tersenyum sempat menyampaikan pesan khusus kepada Angie.

Kartini dan Lucky meninggalkan area parkir dengan kedua kendaraan berbeda. Kartini bersama cucu dan dua orang pengasuh menumpang mobil Toyota Avanza bernopol B 1866 TZE. Sedangkan Lucky menumpang mobil Toyota Harrier bernopol B 1488 UJF.

Lucky juga berharap, Angie mendapatkan proses keadilan yang terbaik.

"Kita berharap negara ini dapat proses benar, pro keadilan. Itu harapan kita, kalau kenyataan bagaimana kita lihat nanti," imbuhnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nik/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%