Detik.com News
Detik.com

Kamis, 10/01/2013 10:31 WIB

Tol Merak Banjir, Pekerja di Serang 'Long March' ke Tangerang

Yasser Ali Harakan - detikNews
Tol Merak Banjir, Pekerja di Serang Long March ke Tangerang Foto: Yasser Ali Harakan/detikcom
Serang - Akibat banjir di Tol Merak, akses dari dan menuju Tangerang atau Jakarta dialihkan. Di beberapa titik, angkutan dan kendaraan pribadi tak dapat bergerak. Ratusan pekerja dan anak sekolah di Serang, Banten, terpaksa berjalan kaki menempuh jarak yang cukup jauh.

Sejak pagi, Kamis (10/1/2013), di Jalan Raya Kragilan, Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, Serang, akses menuju Tangerang dan Jakarta itu sudah padat. Menjelang jam kerja, kepadatan itu berubah menjadi kemacetan.

Karena tak ingin terjebak, puluhan pekerja nekat turun dari kendaraan umum. Mereka berjalan kaki di jalanan yang basah karena hujan. Jarak yang mereka tempuh kira-kira 6 km dan lebih.

Sebagian nekat berjalan kaki, sebagian menyerah. Seperti Malik Subadi, karyawan di perusahaan swasta di Tangerang. Ia memilih 'balik kanan'.

"Daripada harus jalan sampai Tangerang, lebih baik pulang lagi. Macetnya parah," ungkap Malik saat ditemui detikcom.

Akibat banjir di KM Tol Tangerang-Merak, arus lalu lintas dialihkan ke jalan lama, yakni Jalan Raya Kragilan. Dari arah Jakarta, arus lalu lintas diarahkan keluar Tol Balaraja Barat, Tangerang. Sedangkan dari arah Merak, lalu lintas dialihkan keluar gerbang Tol Ciujung, Serang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%