detikcom
Kamis, 10/01/2013 06:50 WIB

Macet Panjang di Tol Merak, Kendaraan Tak Bergerak!

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
(dok detikFoto-ilustrasi)
Jakarta - Air yang merendam sebagian jalan Tol Tangerang-Merak membuat arus kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak dan Bojonegara, Banten menjadi macet. Banyaknya antrian kendaraan membuat laju kendaraan terhenti dan cenderung tak bergerak.

"Mobil lambat jalannya dan cenderung berhenti," ujar pengendara di Tol Merak, Sumarlin, saat dihubungi detikcom, Kamis (10/1/2013).

Sumarlin menyebutkan, kemacetan terjadi di sekitar KM 34 Tol Balajara Timur. Dirinya mengaku hendak ke Bojonegara, Banten.

"Saya berangkat dari rumah sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Sekarang sudah sekitar satu jam di sini," ucapnya.

Bahkan, di sisi jalan Tol Merak, ramai terlihat warga yang mendirikan tenda yang terbuat dari terpal yang sedang mengungsi.

"Kayaknya seperti tahun lalu. Mereka biasanya meminta sumbangan," terangnya.

Banjir setinggi 1 meter masih menggenangi KM 57 Tol Tangerang-Merak. Pihak Tol Marga Mandalasakti memberlakukan pengalihan kendaraan. Pengalihan arus ke arah Merak dilakukan di KM 39 pintu Tol Balaraja Barat. Kendaraan kemudian masuk kembali melalui pintu Tol Ciujung di KM 60. Jalur tol ditutup sepanjang 21 kilometer.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fiq/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%