Detik.com News
Detik.com
Kamis, 10/01/2013 06:10 WIB

Terendam Banjir 1 Meter, Jalur Tol Merak Sepanjang 21 KM Ditutup

Ferdinan - detikNews
Terendam Banjir 1 Meter, Jalur Tol Merak Sepanjang 21 KM Ditutup Ilustrasi
Jakarta - Hingga pagi ini banjir setinggi 1 meter masih menggenangi KM 57 Tol Tangerang-Merak. Pihak Tol Marga Mandalasakti memberlakukan pengalihan kendaraan.

Petugas Jasamarga, Rahmi menjelaskan, pengalihan arus ke arah Merak dilakukan di KM 39 pintu Tol Balaraja Barat. Kendaraan kemudian masuk kembali melalui pintu Tol Ciujung di KM 60.

"Panjang jalur tol yang ditutup 21 kilometer," kata Rahmi saat dihubungi detikcom pukul 05.55 WIB, Kamis (10/1/2013).

Sementara dari arah Merak, kendaraan dialihkan untuk keluar di Pintu Tol Ciujung dan masuk ke Tol Balaraja Barat untuk melanjutkan perjalanan ke Tangerang dan Jakarta.

Pemberlakuan penutupan dan pengalihan kendaraan ke arah Merak diberlakukan sejak pukul 23.30, Kamis (9/1), sementara Merak arah Jakarta dialihkan pukul 01.50 WIB dini hari tadi.

"Ketinggian air pagi ini masih 1 meter di KM 57," ujar Rahmi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%