Detik.com News
Detik.com
Kamis, 10/01/2013 04:55 WIB

Banjir Kiriman dari Bogor Mulai Rendam Rawajati Jaksel

Ferdinan - detikNews
Banjir Kiriman dari Bogor Mulai Rendam Rawajati Jaksel Ilustrasi/banjir di Rawajati
Jakarta - Banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, mulai menggenangi pemukiman warga di Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jaksel pagi ini. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

"Air mulai masuk jam 00.30 WIB," kata Arif warga Rawajati saat dihubungi detikcom pukul 04.45 WIB, Kamis (10/1/2013).

Arif menuturkan air sebenarnya mulai menggenang pada Rabu (9/1) sore. "Tingginya sebetis pas malam surut lagi," sambungnya.

Banjir di Rawajati merendam RT 02,03 dan RT 04 RW 07. Sejumlah warga mengungsikan barang berharganya ke bawah jalan layang Kalibata.

"Kalau warga tidurnya di lantai 2, nggak ada yang ngungsi karena banjir masih sepaha," sebut Arif.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%