Kamis, 10/01/2013 03:05 WIB

Anggota Mitra Polisi Jakut Ditangkap Bawa Sabu di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru, - Seorang warga Jakarta tertangkap bawa sabu di Bandara Sultan Syarif Kasin (SSK) II Pekanbaru. Ketika ditangkap, tersangka menunjukan kartu anggota Mitra Polisi, Jakarta Utara.

Calon penumpang pesawat Garuda, bernama Hardi (36) tertangkap pada Rabu (9/1/2013) sore. Hardi ditangkap petugas Bandara SSK II saat melintasi x-ray kedua yang masuk ruang tunggu.

Barang haram, sabu-sabu yang dibungkus plastik diselipkan di celana. Ketika digeledah petugas, akhirnya barang tersebut disita seberat 20 gram dengan kisaran harga Rp 22 juta.

Saat diperiksa petugas bandara, Hardi menyebut barang haram itu dipesan dari warga Malaysia. Tapi dia sendiri tidak bertemu langsung dengan warga Malaysia itu.

Sabu-sabu itu sudah diletakan di kamar Grand Hotel Jalan Riau, Pekanbaru, tempat dia menginap.

"Dia malah menunjukan kartu anggota Mintra Polisi dari Polres Jakarta Utara. Dan mengaku sabu-sabu ini sudah dipesan polisi di Jakarta untuk memancing transaksi sabu 2 kg," kata Hasturmen Yunus, petugas Bandara SSK II.

Kini tersangka sudah diserahkan ke Polsek Bukit Raya Pekanbaru untuk diproses lebih lanjut.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(cha/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%