detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 10/01/2013 00:03 WIB

Masih Tertutup Longsor, Polisi Belum Pastikan Kapan Jalur Puncak Dibuka

Ferdinan - detikNews
Longsor di Puncak (Foto: Yudo Setiawan)
Jakarta - Timbunan material longsor masih menutupi badan jalan di Jalur Puncak, Desa Ciloto, Jawa Barat. Pembukaan jalur Puncak masih menunggu proses pembersihan longsor selesai.

"Kami masih menunggu pembersihan. Masih diupayakan longsoran dibersihkan dari jalan. Belum tahu kapan jalur dibuka," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Edwin Affandi saat dihubungi, Rabu (9/1/2013) malam.

Edwin menjelaskan pembukaan jalur Puncak juga akan ditentukan dengan kondisi cuaca. "Lihat situasi, khawatir kalau hujan deras bikin longsoran lagi," sambungnya.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, memperkirakan proses evakuasi material longsor akan memakan waktu 5 hingga 6 jam.

Sebanyak 6 alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang membuat jalur Puncak-Cipanas ditutup.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fdn/fiq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%