Detik.com News
Detik.com

Kamis, 10/01/2013 00:03 WIB

Masih Tertutup Longsor, Polisi Belum Pastikan Kapan Jalur Puncak Dibuka

Ferdinan - detikNews
Masih Tertutup Longsor, Polisi Belum Pastikan Kapan Jalur Puncak Dibuka Longsor di Puncak (Foto: Yudo Setiawan)
Jakarta - Timbunan material longsor masih menutupi badan jalan di Jalur Puncak, Desa Ciloto, Jawa Barat. Pembukaan jalur Puncak masih menunggu proses pembersihan longsor selesai.

"Kami masih menunggu pembersihan. Masih diupayakan longsoran dibersihkan dari jalan. Belum tahu kapan jalur dibuka," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Edwin Affandi saat dihubungi, Rabu (9/1/2013) malam.

Edwin menjelaskan pembukaan jalur Puncak juga akan ditentukan dengan kondisi cuaca. "Lihat situasi, khawatir kalau hujan deras bikin longsoran lagi," sambungnya.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, memperkirakan proses evakuasi material longsor akan memakan waktu 5 hingga 6 jam.

Sebanyak 6 alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang membuat jalur Puncak-Cipanas ditutup.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%