Detik.com News
Detik.com
Rabu, 09/01/2013 20:59 WIB

Bermodus Pijit, Pencopet di Metro Mini Gasak Uang Rp 3 Juta

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Satu dari dua orang pencopet berhasil diamankan oleh penumpang dan polisi saat melakukan aksinya di dalam Metro Mini. Seorang pencopet membawa lari uang jutaan rupiah.

"Barang bukti yang di ambil uang sebesar Rp 3.030.000," ujar Kasubag Humas Polres Jaksel, Kompol Aswin, dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (9/1/2013).

Aswin menuturkan, kejadian bermula saat korban bernama Sukardi, naik Metro Mini 72 jurusan Lebak Bulus - Blok M, pukul 14.00 WIB, siang tadi. Saat itu korban ditawari pijit oleh salah seorang tersangka.

Tanpa rasa curiga korban langsung mempersilakan pelaku memijit tubuhnya, namun tanpa disadari tersangka merogoh kantong celana korban.

"Tiba-tiba tersangka langsung mencopet dompet korban. Uang dibawa kabur temannya, lalu yang mijit atas nama Karnas Subakti berhasil ditangkap," ungkap Aswin.

Dari hasil pemeriksaan polisi, ternyata ditemukan telepon genggam, namun setelah ditanya ternyata bukan milik tersangka.

"Di tangan tersangka yang ketangkap, ada HP milik orang lain lagi diduga juga hasil copet," terang Aswin.

Saat ini tersangka mendekam di Mapolres Jakarta Selatan, sedangkan satu orang pelaku yang membawa kabur uang masih dalam pengejaran petugas Reskrim Polres Jaksel.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndu/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%