detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 09/01/2013 15:50 WIB

Tak Mustahil Jokowi Jadi Presiden

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Joko Widodo,
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dikenal begitu dekat dengan masyarakat. Tak mustahil Jokowi yang dikenal sebagai pemimpin yang low profile dan merakyat, suatu hari terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Tentunya Jokowi bisa maju Pilpres jika PDIP yang dibelanya di Pilgub DKI lalu mendukungnya. Menurut pengamat politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto, Jokowi adalah salah satu capres potensial, meskipun untuk nyapres Jokowi harus mendapat restu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Namun sebelum maju Pilpres, Jokowi harus membenahi terlebih dahulu membenahi Jakarta. Menurut Gun, Jokowi bisa nyapres pada Pemilu 2019 yang akan datang.

"Kalau 2019 dia maju dan dia ternyata sukses di DKI 1, bukan mustahil dia yang sukses menjadi Walikota Solo kemudian menjadi Gubernur DKI, terpilih dalam Pilpres," kata Gun saat berbincang dengan detikcom, Rabu (9/1/2013).

Gun menilai kesabaran Jokowi menahan diri sampai Pemilu 2019 akan berbuah manis. Meskipun saat ini saja sudah banyak yang mendorong-dorong Jokowi maju Pilpres.

"Jokowi sebaiknya bersabar dan PDIP tidak perlu memaksakan dia maju. Biarkanlah investasi politik terjaga. Kan ada momentumnya, saya bilang setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Di Pemilu 2019 adalah masa Jokowi, partai harus menjaga kredibilitas Jokowi dan jangan sampai terpancing di Pemilu 2014," sarannya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(van/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close