detikcom
Selasa, 08/01/2013 16:56 WIB

Ditanya Duet Pilpres Bareng Bu Ani, Rhoma Irama Menyanyi Aniii...

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Dengan suara yang merdu mendayu, Rhoma Irama mendendangkan lagu berjudul Ani. Lagu itu menjadi jawaban Raja Dangdut itu saat ditanya wacana duet dengan Ibu Negara Ani Yudhoyono di Pipres 2014. Aniii.....

"Aniiii....," demikian sepenggal lirik lagu berjudul Ani yang didendangkan Rhoma saat dicecar wartawan seputar wacana duet Rhoma-Bu Ani di Pilpres 2014.

Lagu itu dinyanyikan Rhoma saat menyambangi Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2013). Rhoma tiba naik mobil Mercy E 250 warna putih sekitar pukul 10.20 WIB.

Jurus bernyayi itu akhirnya dilantunkan Rhoma sambil tersenyum simpul setelah dicecar pertanyaan serupa sedikitnya 3 kali. Belasan wartawan yang memburunya mesam-mesem mendengar jawaban Rhoma.

Pengamatan detikcom, suami Ricca Rahim ini awalnya menjelaskan kedatangannya bermaksud bertemu dengan jajaran pimpinan MPR.

Rhoma datang sebagai Ketua Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI). Ayah penyanyi Ridho Rhoma ini didampingi 3 orang anggotanya.

Ia ingin membuat MoU yang menyatakan dukungan terhadap sosialisasi 4 pilar kebangsaan di kalangan artis PAMMI.Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
27%
Kontra
73%