detikcom
Selasa, 08/01/2013 13:45 WIB

KPK akan Sidik Kasus Baru, Siapa Lagi yang Jadi Tersangka?

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - KPK memastikan akan ada kasus dugaan korupsi yang proses hukumnya dinaikkan ke tahap penyidikan. Tersangka baru akan ditetapkan pada bulan Januari ini. Siapa dia?

"KPK memang melakukan gelar perkara dan ada (kasus yang naik ke penyidikan)," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di kantor KPK Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (8/1/2013).

Namun ketika didesak lebih lanjut mengenai kasus dan siapa inisial tersangka, Pandu meminta wartawan bersabar. "Belum bisa kita sampaikan ke publik karena perlu disempurnakan. Ada waktunya nanti," ujar Pandu.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, KPK akan merampungkan penyelidikan kasus pengadaan proyek Alquran dan laboratorium komputer pada 2010-2011. Jika saat ini KPK baru mengusut pembahasan anggaran di DPR dan menjerat politisi Golkar Zulkarnaen Djabbar dan anaknya Dendy Prasetiya, maka lembaga ini akan mulai menelusuri pada proses pengadaannya di kementerian agama.

Pejabat di kementerian Agama itu menjadi incaran. Dan pejabat itu merupakan orang mengurusi komitmen dengan perusahaan yang mengerjakan tender Alquran dan laboratorium agama.

Kasus kedua adalah kasus suap terkait pembangunan venue PON Riau. KPK akan menelusuri kesaksian sejumlah saksi di persidangan mengenai peran pejabat eksekutif tingkat elit di Pemprov Riau, sebagai penganjur pemberian suap.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fjp/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%