detikcom
Selasa, 08/01/2013 13:37 WIB

Hari ke-85 Jokowi

Jokowi Siap Benahi Trotoar yang 'Dirampok' PKL

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Trotoar-trotoar di Jakarta dikuasai para pedagang kaki lima (PKL) dan parkiran liar. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) siap turun tangan membenahinya.

"Di mana-mana banyak. Ini mau dibenahi. Ya satu-satulah mana yang harus dimulai, mana yang harus ditunggui," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan tentang trotoar yang 'dirampok' PKL, di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2013).

Sarjana Kehutanan UGM ini mengaku sudah memerintahkan agar trotoar di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, dibenahi karena menyebabkan kemacetan sejak pagi hingga malam hari.

"Sudah saya perintah dua hari yang lalu. Ini mau saya tungguin," ujar Jokowi yang mengenakan setelan jas warna hitam dan dasi warna merah itu.

Demikian pula ruas-ruas jalan utama, dekat perkantoran. "Ya semua, ini satu-satu," jawab Jokowi.

Suami Iriana ini berencana akan mengunjungi kawasan Blok M, Jakarta Selatan. "Mau lihat kawasan PKL," kata Jokowi.

Blusukan lagi? "Blusukan opo..blusukan..blusukan..ya nanti saja," jawab Jokowi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%