detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 07/01/2013 11:53 WIB

Video Seks Mahasiswa NUS Hebohkan Singapura

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Alamy)
Singapura - Singapura kembali dihebohkan oleh skandal seks dan lagi-lagi melibatkan seorang mahasiswa National University Singapore (NUS). Kali ini video seorang mahasiswa NUS sedang melakukan aktivitas seksual beredar luas di internet.

Dalam video berdurasi 14 menit tersebut, terlihat seorang pemuda yang sedang masturbasi dan kemudian mengukur panjang penisnya dengan penggaris. Demikian diberitakan oleh Sin Chew Daily dan dilansir The Star, Senin (7/1/2013).

Dilaporkan bahwa video tersebut diunggah ke internet pada Juni 2012 lalu. Anehnya, disertakan juga nama pria tersebut beserta alamat e-mail dan disebutkan juga pihak pemberi beasiswa si mahasisiwa, yakni Federasi Kooperatif Nasional Singapura (SNCF).

Menurut media setempat, The New Paper, si mahasiswa yang namanya disebut-sebut, telah dimintai keterangan oleh pihak NUS maupun SNCF untuk menjelaskan video tersebut. Namun, si mahasiswa membantah keras dirinya terlibat dalam video tersebut. Bahkan si mahasiswa mengajukan laporan ke polisi atas pencemaran nama baik.

Tidak diketahui pasti siapa pengunggah dan siapa pria yang ada di dalam video tersebut. Yang jelas, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

Skandal seks ini muncul hanya berselang 3 bulan pasca skandal seks mahasiswa NUS lainnya, Alvin Tan. Pada Oktober 2012 lalu, Alvin dan kekasihnya yang bernama Vivian lee (23) dengan sengaja mengunggah video dan foto-foto pasangan itu saat berhubungan seks.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close