Detik.com News
Detik.com
Senin, 07/01/2013 11:56 WIB

Video Seks Mahasiswa NUS Hebohkan Singapura

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Video Seks Mahasiswa NUS Hebohkan Singapura Ilustrasi (Alamy)
Singapura - Singapura kembali dihebohkan oleh skandal seks dan lagi-lagi melibatkan seorang mahasiswa National University Singapore (NUS). Kali ini video seorang mahasiswa NUS sedang melakukan aktivitas seksual beredar luas di internet.

Dalam video berdurasi 14 menit tersebut, terlihat seorang pemuda yang sedang masturbasi dan kemudian mengukur panjang penisnya dengan penggaris. Demikian diberitakan oleh Sin Chew Daily dan dilansir The Star, Senin (7/1/2013).

Dilaporkan bahwa video tersebut diunggah ke internet pada Juni 2012 lalu. Anehnya, disertakan juga nama pria tersebut beserta alamat e-mail dan disebutkan juga pihak pemberi beasiswa si mahasisiwa, yakni Federasi Kooperatif Nasional Singapura (SNCF).

Menurut media setempat, The New Paper, si mahasiswa yang namanya disebut-sebut, telah dimintai keterangan oleh pihak NUS maupun SNCF untuk menjelaskan video tersebut. Namun, si mahasiswa membantah keras dirinya terlibat dalam video tersebut. Bahkan si mahasiswa mengajukan laporan ke polisi atas pencemaran nama baik.

Tidak diketahui pasti siapa pengunggah dan siapa pria yang ada di dalam video tersebut. Yang jelas, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

Skandal seks ini muncul hanya berselang 3 bulan pasca skandal seks mahasiswa NUS lainnya, Alvin Tan. Pada Oktober 2012 lalu, Alvin dan kekasihnya yang bernama Vivian lee (23) dengan sengaja mengunggah video dan foto-foto pasangan itu saat berhubungan seks.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%