detikcom
Senin, 07/01/2013 11:32 WIB

Wanita Hamil Ingin Naik Pesawat Terbang? Perhatikan Aturan Ini

Rachmadin Ismail - detikNews
ist
Jakarta - Banyak kisah wanita melahirkan di pesawat memang berakhir dengan selamat. Namun hal itu sebisa mungkin harus dihindari. Terlebih lagi, ada aturan khusus yang dibuat untuk mencegah itu.

Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan, aturan itu tertuang jelas di Civil Aviation Safety Regulation. Ada usia kehamilan tertentu yang diatur untuk naik pesawat terbang.

"Untuk usia kandungan sebelum 3 bulan dan setelah 7 bulan tidak diperkenakan naik pesawat," kata Bambang saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/1/2013).

Artinya, usia kehamilan antara 4-6 bulan diperbolehkan naik pesawat. Tapi dengan syarat tetap mencantumkan surat keterangan dokter.

"Kalau tujuh bulan masih boleh, tapi harus ada keterangan dokter," tambahnya.

Ada aturan tambahan yang memperbolehkan penumpang di luar usia kehamilan di atas untuk naik pesawat terbang. Namun harus diiringi dengan surat dokter dan kesepakatan tertulis antara penumpang dan maskapai.

"Jadi, kalau ada yang di luar itu, tanggung jawab airline kalau mau mengangkut, yang menolak juga bisa," tegasnya.

Seorang penumpang maskapai Merpati Nusantara Airlines berhasil melahirkan dengan selamat di dalam penerbangan dari Timika menuju Makassar. Penumpang itu melahirkan dibantu oleh kru pesawat yang bertugas.

Dalam penerbangan Merpati MZ 845 tanggal 6 Januari 2013, sekitar pukul pukul 19.00 WIT, seorang penumpang bernama Harmani (33) yang sedang hamil 7 bulan, mendadak merasa mules seperti ingin melahirkan. Melihat kondisi itu, para kru pesawat yang bertugas pada penerbangan tersebut dengan sigap berhasil membantu persalinan hingga bayi terlahir dengan selamat.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
MustRead close