detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 07/01/2013 06:04 WIB

Mengintip Kisah Cinta Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Kisah cinta Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri sangat jarang diangkat ke publik. Hubungan keduanya lebih banyak tergambar dalam lakon di kancah politik Indonesia. Padahal kisah cinta keduanya juga menarik untuk dicermati.

Kisah cinta kedua tokoh nasional itu tertuang dalam buku Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam 70 Tahun Taufiq Kiemas yang diterbitkan Q Communication. Sekeping kisah romantis keduanya tertuang di halaman 66 hingga 68 buku tersebut.

Dikutip dari buku tersebut, Senin (7/1/2012), jauh hari sebelum perkenalan keduanya, Guntur Soekarnoputra telah menceritakan sosok Taufiq Kiemas kepada Megawati yang saat itu belum menikah dengan Letnan (Penerbang) Surindro Suprijarso. Guntur menggambarkan Taufiq sebagai teman di Perkumpulan Inti Pembina Jiwa Revolusi (1964) yang memiliki perilaku baik.

"Dis (Adis, nama panggilan kecil Megawati), nanti saya kenalkan dengan teman saya, si Bule (Taufiq Kiemas)," kata Guntur kepada Megawati kala itu.

Taufiq Kiemas dipanggil Si Bule karena berperawakan jangkung dan berkulit putih. Selain itu karena dia dinilai ganteng dan santun.

Perkenalan Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri akhirnya terjadi pada awal bulan Juli 1971. Saat itu, Taufiq Kiemas bersama Guntur Soekarnoputra dan Panda Nababan berziarah ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

Usai ziarah, mereka menyempatkan diri untuk mampir ke Madiun, tepatnya ke kompleks perumahan AURI, tempat Megawati tinggal. "Saat itulah pertama kalinya saya berkenalan dengan Taufiq," kenang Megawati.Next

Halaman 1 2 3

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
83%
Kontra
17%