detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 07/01/2013 02:03 WIB

Kecelakaan di Mangga Besar, Satpam: Sopir Mobil Grogi Sama Bajaj

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sebuah sedan Mazda warna putih menabrak bajaj, motor, dan pedagang asongan di depan Rumah Sakit Husada, Jl Raya Mangga Besar, Jakarta Pusat. Penyebab kecelakaan karena sopir sedan Mazda menghindari bajaj yang tiba-tiba melintas di depannya.

"Karena pengemudinya grogi dan nggak konsen menghindari Bajaj. Pengemudi Mazda namanya Dian Fitri Rahmawati kelahiran 1987," kata Satpam RS Husada, Weni, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (7/1/2013).

Weni menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut berawal dari sedan Mazda bernomor polisi L 1628 BW gagal menghindari bajaj. Kemudian, mobil menabrak motor yang sedang terparkir di pinggir jalan. Mobil tersebut lalu menabrak pagar drum cor-coran dan akhirnya menabrak pedagang asongan bernama Maman (51).

Beruntung, baik pengemudi Mazda, pengemudi bajaj, maupun pedagang asongan tidak mengalami luka yang berarti. Maman hanya mengalami lecet di kedua kakinya dan diizinkan pulang setelah mendapat penanganan di IGD RS Husada. "Untung mobilnya nggak kenceng, kalau kenceng habis itu semua," ujar Weni.

Baik Bajaj maupun motor bernopol G 2272 RM tidak mengalami kerusakan yang berarti. Namun demikian, sedan Mazda mengalami rusak pintu sebelah kiri. Weni menuturkan, saat ini sedan Mazda nahas itu tengah diderek menuju Polsek Taman Sari Jakarta Pusat.

Dian Fitri Rahmawati, si pengemudi Mazda, beritikad baik untuk membelikan obat bagi si pedagang asongan yang telah ditabraknya. "Sekarang dia lagi beli obat di apotek buat Pak Maman yang lecet-lecet saja," pungkas Weni.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%