detikcom

Senin, 07/01/2013 02:03 WIB

Kecelakaan di Mangga Besar, Satpam: Sopir Mobil Grogi Sama Bajaj

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sebuah sedan Mazda warna putih menabrak bajaj, motor, dan pedagang asongan di depan Rumah Sakit Husada, Jl Raya Mangga Besar, Jakarta Pusat. Penyebab kecelakaan karena sopir sedan Mazda menghindari bajaj yang tiba-tiba melintas di depannya.

"Karena pengemudinya grogi dan nggak konsen menghindari Bajaj. Pengemudi Mazda namanya Dian Fitri Rahmawati kelahiran 1987," kata Satpam RS Husada, Weni, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (7/1/2013).

Weni menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut berawal dari sedan Mazda bernomor polisi L 1628 BW gagal menghindari bajaj. Kemudian, mobil menabrak motor yang sedang terparkir di pinggir jalan. Mobil tersebut lalu menabrak pagar drum cor-coran dan akhirnya menabrak pedagang asongan bernama Maman (51).

Beruntung, baik pengemudi Mazda, pengemudi bajaj, maupun pedagang asongan tidak mengalami luka yang berarti. Maman hanya mengalami lecet di kedua kakinya dan diizinkan pulang setelah mendapat penanganan di IGD RS Husada. "Untung mobilnya nggak kenceng, kalau kenceng habis itu semua," ujar Weni.

Baik Bajaj maupun motor bernopol G 2272 RM tidak mengalami kerusakan yang berarti. Namun demikian, sedan Mazda mengalami rusak pintu sebelah kiri. Weni menuturkan, saat ini sedan Mazda nahas itu tengah diderek menuju Polsek Taman Sari Jakarta Pusat.

Dian Fitri Rahmawati, si pengemudi Mazda, beritikad baik untuk membelikan obat bagi si pedagang asongan yang telah ditabraknya. "Sekarang dia lagi beli obat di apotek buat Pak Maman yang lecet-lecet saja," pungkas Weni.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/trq)



Sponsored Link
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%