Minggu, 06/01/2013 09:58 WIB

Bocah Kelas 5 SD yang Diduga Diperkosa Akhirnya Meninggal

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Bocah perempuan kelas 5 SD yang diduga diperkosa dan mengalami infeksi pada kemaluannya akhirnya meninggal. Jenazah akan dipindahkan dari RS Persahabatan ke RSCM untuk diautopsi.

"Benar meninggal dunia pagi ini pukul 06.00 WIB. Keluarga sangat berduka," ujar kuasa hukum bocah tersebut, Permadi Ramona kepada detikcom, Minggu (6/1/2013).

Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur medik dan keperawatan RS Persahabatan, Tri Hesty Widyastoeti. "Iya benar, lebih lengkapnya silakan datang ke RS Persahabatan," katanya.

Sebelumnya polisi telah memastikan bahwa bocah perempuan ini hanya mengalami infeksi pada kemaluannya. Namun keterangan ini belum bisa diamini oleh tim dokter yang merawat pasien. Tim Dokter masih harus menunggu hasil visum resmi yang baru akan didapat pada hari Senin (7/1) besok.

"Itu kan statement mereka beda dengan statement kita, kami waktu kemarin pun dengan Polda kami nggak bisa jawab detail hasil pemeriksaan sebelum ada visum," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Persabatan dr Sri Hesty Widiastoeti, kepada detikcom, Sabtu (5/1).

Menurutnya, permintaan terhadap visum telah disampaikan hari ini kepada tim dokter dan sudah ditindaklanjuti dengan melakukan visum sementara, untuk hasil visum lengkap tim dokter baru bisa melakukannya hari Senin.

"Saya kira kita tunggu hasil visum lengkap saja ya, karena itu (disebut infeksi) bukan kami. Hasil visum sementara sudah tadi, Senin mereka minta untuk hasil visum lengkap," ucapnya.

"Polres Jakarta Timur yang meminta untuk visum lengkap hari Senin, jadi nanti hasil visum ini polisi yang menerima," ucapnya.

Namun, sebelum kejelasan tentang kondisi medis keluar secara resmi, bocah malang ini sudah terlebih dulu menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini. Rencananya, jenazah akan dimakamkan siang ini.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(sip/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%