detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 06/01/2013 09:58 WIB

Bocah Kelas 5 SD yang Diduga Diperkosa Akhirnya Meninggal

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Bocah perempuan kelas 5 SD yang diduga diperkosa dan mengalami infeksi pada kemaluannya akhirnya meninggal. Jenazah akan dipindahkan dari RS Persahabatan ke RSCM untuk diautopsi.

"Benar meninggal dunia pagi ini pukul 06.00 WIB. Keluarga sangat berduka," ujar kuasa hukum bocah tersebut, Permadi Ramona kepada detikcom, Minggu (6/1/2013).

Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur medik dan keperawatan RS Persahabatan, Tri Hesty Widyastoeti. "Iya benar, lebih lengkapnya silakan datang ke RS Persahabatan," katanya.

Sebelumnya polisi telah memastikan bahwa bocah perempuan ini hanya mengalami infeksi pada kemaluannya. Namun keterangan ini belum bisa diamini oleh tim dokter yang merawat pasien. Tim Dokter masih harus menunggu hasil visum resmi yang baru akan didapat pada hari Senin (7/1) besok.

"Itu kan statement mereka beda dengan statement kita, kami waktu kemarin pun dengan Polda kami nggak bisa jawab detail hasil pemeriksaan sebelum ada visum," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Persabatan dr Sri Hesty Widiastoeti, kepada detikcom, Sabtu (5/1).

Menurutnya, permintaan terhadap visum telah disampaikan hari ini kepada tim dokter dan sudah ditindaklanjuti dengan melakukan visum sementara, untuk hasil visum lengkap tim dokter baru bisa melakukannya hari Senin.

"Saya kira kita tunggu hasil visum lengkap saja ya, karena itu (disebut infeksi) bukan kami. Hasil visum sementara sudah tadi, Senin mereka minta untuk hasil visum lengkap," ucapnya.

"Polres Jakarta Timur yang meminta untuk visum lengkap hari Senin, jadi nanti hasil visum ini polisi yang menerima," ucapnya.

Namun, sebelum kejelasan tentang kondisi medis keluar secara resmi, bocah malang ini sudah terlebih dulu menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini. Rencananya, jenazah akan dimakamkan siang ini.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(sip/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%