detikcom
Minggu, 06/01/2013 05:01 WIB

Jokowi Sering Sidak, Sampah di Pintu Air Manggarai Mulai Berkurang

Rivki - detikNews
sampah di pintu air Manggarai/ Rivki
Jakarta - Meski Gubernur DKI Jakarta Jokowi sudah berulang kali melakukan sidak ke beberapa kali atau sungai di Jakarta, sampah-sampah tetap bertebaran. Sampah rumah tangga dan sampah plastik, tetap terlihat mengambang di Sungai Ciliwung, Jakarta.

Pantauan detikcom, Sabtu (5/1/2012) di Sungai Ciliwung, Jl Sultan Agung, Jakarta, sampah-sampah tetap menghiasi di aliran sungai. Sampah sterofoam yang berwarna putih mendominasi aliran sungai, warna putih semakin terlihat jelas jelang Pintu Air Manggarai.

Dion, petugas pintu Air Manggarai mengatakan, persoalan sampah di aliran Sungai tidak akan bisa selesai. Dia menjelaskan, sampah tetap ada. Namun, hal itu bisa dikurangi jika kesadaran masyarakat yang sadar lingkungan tinggi.

"Kalau sampah pasti tetap ada, cuma kalau dikurangi pasti bisa," ungkapnya.

Dion mengungkapkan, pasca Jokowi melakukan sidak sampah di Pintu Air Manggarai mulai berkurang. Hal itu dikarenakan pengawasan yang ketat dari Dinas PU Jakarta.

"Sekarang kan lebih ketat, kalau dulu tunggu numpuk dulu baru diangkut. Sekarang kan harus diangkut terus," tutur Dion.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%