Sabtu, 05/01/2013 11:38 WIB

Duh! Kecelakaan Maut Lagi di Indramayu, 3 Orang Tewas

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jakarta - Kecelakaan maut terjadi lagi di Indramayu, Jawa Barat. Kali ini mobil Toyota Kijang bertabrakan dengan truk dan mengakibatkan 3 orang tewas tewas.

Kanit Laka Lantas Polres Indramayu Iptu Bambang Santoso mengatakan kecelakaan tersebut terjadi di Desa Kiajaran Wetan, Lohbener, Indramayu, Sabtu (5/1/2012) sekitar pukul 06.30 WIB.

Mobil Toyota Kijang bernopol D 1262 YF melaju dari arah Cirebon dan bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan.

"3 MD (Meninggal Dunia). Ketiganya penumpang Kijang," kata Bambang saat dihubungi detikcom.

Selain 3 orang tewas, kata Bambang, 6 penumpang di mobil Toyota Kijang lainnya mengalami luka-luka.Korban tewas maupun luka sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara. "Identitas korban masih didata," ujar Bambang.

Menurut Bambang, sang sopir truk selamat. Kedua kendaraan naas itu pun telah dievakuasi. Jalur pantura yang sebelumnya tersendat kini kembali lancar.

Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan. Namun kuat dugaan, pengemudi Kijang mengantuk. Berdasarkan keterangan saksi, Kijang sempat oleng dan akhirnya menabrak truk.

Sebelumnya, Jumat (4/1/2013) kemarin, mobil Avanza menabrak truk pasir yang tengah parkir di dekat SPBU Desa Bangkaloa, Widasari, Indramayu. Lima penumpang Avanza tewas.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(try/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
0%
Kontra
100%