Jumat, 04/01/2013 15:05 WIB

Hari ke-81 Jokowi

Jokowi: Bagus Itu Jakarta Disebut PPATK Terkorup

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) adem ayem menanggapi temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut Provinsi DKI Jakarta sebagai daerah dengan indikasi tertinggi korupsi APBD. Yang jelas, Jokowi siap memperketat pengawasan.

"Bagus itu (PPATK sebut Pemprov DKI terkorup). Bagus berarti harus dibenahi," kata Jokowi sambil tertawa di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2012).

Menurut dia, manajemen pengawasan harus diperketat. "Dari sisi kita loh ya, eksekutif, dari sisi aparat saya nggak tahu tindakannya apa. Dari sisi kita manajemen kontrol, manajemen pengawasan harus diperkuat. Memang kuncinya di situ," ujar Jokowi.

PPATK mengeluarkan rilis transaksi mencurigakan seluruh provinsi di Indonesia tahun 2012. Transaksi ini dicurigai pada tindak pidana korupsi dengan angka tertinggi di Provinsi DKI Jakarta.

"Transaksi yang terindikasi tindak pidana korupsi terbanyak terdapat di wilayah provinsi DKI Jakarta sejumlah 37,45 persen, Kalimantan Timur 8,83 persen, dan Jawa Timur sebanyak 5,55 persen," kata Ketua PPATK, M Yusuf, di Kantor PPATK, Jalan H Juanda, Jakarta Pusat, Rabu 2 Januari 2013.





(aan/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close