Jumat, 04/01/2013 14:55 WIB

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Bermobil Mewah

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Satuan Reserse Polres Jakarta Barat (Jakbar) berhasil meringkus pengedar narkoba yang kerap memasok sabu-sabu ke Komplek Ambon Cengkareng, Jakarta Barat. Pengedar ini kerap menggunakan mobil mewah, Toyota Vellfire.

Penangkapan ini berawal dari informasi yang didapat anggota Unit I Tim I Narkoba Polres Jakbar tentang adanya pemasok narkoba jenis sabu ke Kompleks Ambon Cengkareng, Jakbar, berinisial BM alias Dede. Informasi yang didapat, BM tinggal di Kompleks Taman Kota Blok D No 46, Kembangan Jakbar.

"Tersangka tersebut selalu menggunakan mobil mewah Toyota Alphard nopol B 88 BBI setiap pergi ke Kompleks Ambon Cengkareng, Jakarta Barat," kata Kasat Reserse Narkoba Polres Jakbar, AKBP Gembong Yudha, dalam rilis di Polres Jakbar, Jalan S Parman, Jakbar, Jumat (4/1/2013).

Berdasarkan informasi tersebut, kemudian polisi melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kemudian pada 20 Desember 2012, polisi menggeledah rumah tempat tinggal BM yang diduga menjadi tempat untuk mengendalikan dan menerima uang hasil penjualan narkoba.

Polisi juga menginterogasi dan memeriksa pemilik rumah. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui telah menerima uang hasil penjualan narkoba sebesar Rp 280 juta plus US$ 30 ribu yang disetorkan tersangka kurir narkoba berinisial ZK alias Acong melalui rekening bank. ZK diketahui menerima uang itu dari tersangka ED, yang merupakan DPO polisi, di Jl Intan Kompleks Ambon Cengkareng, Jakbar.

Pada saat melakukan penggeledahan, polisi juga mengamankan seorang laki-laki berinisial MV yang datang ke rumah tersebut. MV datang ke rumah itu membawa uang hasil penjualan sabu dari ED sebesar Rp 300 juta. Dari keterangan MV, diketahui tempat yang dijadikan lapak narkoba adalah Lapak Biru di Jalan Intan, Kompleks Ambon, Jakbar.

"Dari keterangan tersangka tersebut petugas melakukan penggeledahan di Lapak Biru No 170-171 dan menemukan beberapa alat hisap sabu," papar Gembong.

Dari tangan tersangka, polisi menahan alat bukti berupa uang tunai Rp 300 juta, uang dollar US$ 30 ribu, uang tabungan sebesar Rp 280 juta, 1 paket plastik kecil yang terdapat sisa sabu, 5 buah alat hisap sabu, dan botol bekas minuman vitamin C.

Selain itu, polisi menyita beberapa unit mobil, yang dibeli dari keuntungan menjual narkoba, yaitu 1 unit mobil Toyota Vellfire, 1 unit mobil Mercy, 1 unit mobil Toyota Innova.


(trq/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel