detikcom
Jumat, 04/01/2013 11:17 WIB

Suryadharma Ali Resmikan Gedung Baru Irjen Kemenag Senilai Rp 26 M

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali meresmikan gedung baru Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Pembangunan gedung bekas madrasah yang terletak di Jl RS Fatmawati 33 A, Cipete, Jaksel, ini menghabiskan dana Rp 26 miliar.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (4/1/2012), Menteri Agama Suryadharma Ali, Wamenag Nasaruddin Umar, Irjen Kemenag M Jasin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Anggito Abimanyu, bersama pejabat eselon I Kemenag hadir dalam acara peresmian gedung lima lantai itu.

Gedung yang pembangunannya menggunakan anggaran multiyears dari tahun 2009 hingga 2011 itu memiliki panjang 45 meter dan lebarnya 20,5 meter. Luas total lantainya 4.615 meter persegi.

Gedung bercat abu-abu ini dilengkapi beberapa fasilitas standar kantor seperti AC, CCTV, lift, dan beberapa ruangan pendukung seperti klinik ruang rapat utama, ruang perpustakaan, ruang Dharma Wanita, dan ruang investigasi.

"Saya ingatkan kepada segenap jajaran Inspektorat Jenderal Kementerian Agama bahwa fasilitas gedung kantor yang representatif dan megah ini perlu ditunjang dengan tata pengelolaan sumber daya organisasi dan budaya kerja yang profesional dan kompetitif," pesan Suryadharma dalam sambutannya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(trq/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close