Jumat, 04/01/2013 00:00 WIB
Aparat Gagalkan Peredaran 990 Gram Sabu Asal India di Kaltim
Tersangka dibekuk aparat gabungan, Rabu (2/1/2013) kemarin, bersama dengan paket sabu yang diambilnya dari Kantor Pos Indonesia Balikpapan, di Jl Jenderal Sudirman, Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan.
"Lokasi penangkapan di Kantor Pos Balikpapan di Jl Jenderal Sudirman. Satu dos berisi 10 paket sabu seberat 990 gram dibawa tersangka (Heru Purwanto)," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnus Sutirta, saat dihubungi detikcom, Kamis (3/1/2013) malam.
Dijelaskan Wisnu, penangkapan tersangka sekaligus keberhasilan menggagalkan peredaran sabu tersebut berawal dari informasi yang diterima aparat, tentang adanya kiriman paket sabu dari Bombai, India, ke Balikpapan.
"Kiriman paket barang dari Bombai dikirim melalui kantor pos. Belakangan diketahui paket itu adalah sabu. Untuk itu, petugas gabungan langsung bergegas menyelidiki dan menangkap tersangka," ujar Wisnu.
"Tersangka beserta paket barang dari kantor pos yang berisikan sabu itu, langsung dibawa ke kantor Bea Cukai. Saat itu, kita amankan, untuk penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.
Dari identitas tersangka, tercatat sebagai warga Jl Dr Sutomo Rt 08 No 172 Kel Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. Namun belakangan diketahui, tersangka menyewa kamar kos di Jl Soekarno-Hatta Km 7 Rt 37 No 87 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara.
"Hari ini, Kamis 3 Januari 2013, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Ditreskoba Polda Kaltim, untuk kemudian menjalani penyidikan. Mengenai tujuan peredaran sabu di Kaltim dan nilai barang bukti, masih dalam proses lidik dan sidik. Setelah melalui pemeriksaan, nanti baru bisa diketahui," tutup Wisnu.
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(ahy/spt)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
438 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
378 share this. -
Angka Kelulusan SMK di Semarang Menurun
375 share this. -
Pelajar Rayakan Kelulusan di Tengah Kampanye ESP-Win
366 share this. -
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
320 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 05:16 WIB
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
-
Sabtu, 25/05/2013 04:53 WIB
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
-
Sabtu, 25/05/2013 04:11 WIB
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
-
Sabtu, 25/05/2013 02:47 WIB
Out of control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
-
Sabtu, 25/05/2013 02:13 WIB
Jenazah Pria Ditemukan di Tol Jagorawi, Diduga Korban Tabrak Lari
-
Sabtu, 25/05/2013 05:00 WIB
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
-
Sabtu, 25/05/2013 05:05 WIB
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
-
Sabtu, 25/05/2013 03:32 WIB
Selain Ingrid Loyau, Ini 2 'Malaikat' yang Menolong Tentara Inggris
-
Sabtu, 25/05/2013 01:11 WIB
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
-
Sabtu, 25/05/2013 04:08 WIB
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
-
Sabtu, 25/05/2013 02:47 WIB
Out of control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
-
Sabtu, 25/05/2013 01:52 WIB
Tawuran Antarpemuda Pecah di Jembatan Lima Jakarta Barat
-
Sabtu, 25/05/2013 02:13 WIB
Jenazah Pria Ditemukan di Tol Jagorawi, Diduga Korban Tabrak Lari
-
548 Komentar
-
367 Komentar
-
248 Komentar
-
205 Komentar
-
205 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
124 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 20:39 WIB
Sebelum ke Korlantas, Sopir Sukotjo Foto-foto di Samping Uang Rp 2 M
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
