detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Kamis, 03/01/2013 22:11 WIB

Polisi Jamin Tak Istimewakan Sel Sopir Maut Livina yang Tewaskan 2 Warga

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Kepolisian menjamin tidak akan memperlakukan istimewa terhadap tersangka Andhika Pradikta (27) yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jl Ampera Raya, Jaksel, dan menewaskan dua warga yang ada di sekitar lokasi kejadian.

"Mau dia anak orang kaya, Insya Allah enggak ada pengistimewaan," kata Kanit Laka Lantas satuan wilayah Jakarta Selatan, Kompol Hindarsono, saat dihubungi detikcom, Kamis (3/1/2013).

Hindarsono menuturkan, selama ini tersangka yang terlibat insiden kecelakaan lalu lintas diperlakukan sama dalam satu sel yang ada di markas Satwil Lantas Jakarta Selatan. Tidak ada sel khusus yang menampung anak pejabat atau pun mereka yang meminta perlakukan khusus selama masa penahanan.

"Enggak ada, kita enggak pernah membedakan tersangka," tegasnya.

Rencananya, Andhika akan dilakukan penahanan Jumat (4/1/2013) besok. Polisi menegaskan, langkah penahanan dilakukan pihaknya setelah penyidik menyatakan alat bukti cukup dan Andhika dinyatakan sehat.

"Minggu-nya kalau memungkinkan akan dilakukan rekonstruksi di lokasi kejadian," terang Hindarsono.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jl Ampera, Jakarta, sekitar pukul 00.30 WIB, Kamis (28/12). Saat itu Nissan Livina B 1796 KFL menyerempet Daihatsu Taruna B 8162 RR. Kemudian mobil Livina itu dikejar oleh Taruna. Dalam pengejaran tersebut, Livina menabrak sejumlah motor, gerobak pecel lele serta tujuh orang yang sedang berada di dekat gerobak. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut.

Sang sopir Livina, Andhika Pradikta (27), bersama penumpangnya yang merupakan warga Korea, Hwancheol (27), sempat dihakimi massa sebelum akhirnya diamankan oleh polisi. Kini Andika, Hwancheol, dua jenazah dan dua orang luka berat dirawat ada di RS Fatmawati. Sedangkan korban lainnya dirawat di rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC).


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ahy/spt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%