Detik.com News
Detik.com
Rabu, 02/01/2013 19:05 WIB

2 Gudang di Sentul Bogor Terbakar, Ratusan Karyawan Panik

Farhan - detikNews
2 Gudang di Sentul Bogor Terbakar, Ratusan Karyawan Panik Foto: farhan/detikcom
Bogor - Dua gudang milik PT Windo Food di Jalan Jambu Air, Desa Sentul Selatan, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, hangus dilalap si jago merah, Rabu (2/1/2013) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

"Kejadian sekitar jam 3 sore. Waktu itu, saya lagi kerja, pas lihat ke atap gudang sudah ada api dan terus membesar," ungkap Bangun Setiawan (23), salah satu karyawan PT. Windo Food di lokasi kejadian.

Kebakaran yang terjadi saat jam kerja tersebut, membuat panik ratusan karyawan. Mereka berhamburan keluar.

Enam 6 mobil kebakaran dari Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor, Depok dan Sentul, berjibaku memadamkan api. Api yang melahap dua gudang pengolahan bumbu tersebut akhirnya berhasil dipadamkan satu setengah jam kemudian.

"Dugaan sementara karena korsleting listrik. Soal jumlah kerugian, kita belum mendapat konfirmasi dari pemilik. Kemungkinan ratusan juta rupiah," jelas Kanit Reskrim Polsek Babakanmadang, Ipda Sonson Sudarsono, kepada wartawan.

Polisi masih menyelidiki kebakaran ini. Selain memeriksa saksi, mereka juga melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%