detikcom
Rabu, 02/01/2013 19:02 WIB

Dinas Kesehatan Solo Temukan Ribuan Kartu Jamkesmas Salah Sasaran

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta menemukan banyak kartu Jamkesmas dari pemerintah pusat yang salah sasaran. Banyak warga kurang mampu tidak menerima, sedangkan warga yang lebih berada justru namanya tercantum dalam kartu. Bahkan nama yang tertera di sekitar 1.500 kartu tidak diketahui keberadaannya atau tidak bertuan.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, memaparkan bahwa jumlah penerima kartu Jamkesmas di Solo sebanyak 145.563 orang atau bertambah 26.563 orang jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun sejak didistribusikan, DKK telah banyak menerima keluhan karena banyak warga miskin yang namanya terlewat di tahun sebelumnya, kali ini juga kembali terlewat. Ada juga laporan yang menyebutkan bahwa warga miskin yang tahun sebelumnya menerima Jamkesmas, justru tidak mendapatkan kartu lagi. Tapi ada pula warga berkemampuan ekonomi yang justru menerima.

Selain itu, DKK Surakarta juga menemukan tidak kurang dari 1.500 kartu Jamkesmas yang tidak jelas kepemilikannya. Ketika pihak Puskesmas mendistribusikan kartu seusai nama dan alamat yang tertera, petugas tidak bisa menemukan orang yang dimaksud. Diduga nama yang tercantum dalam kartu itu saat ini sudah pindah domisili atau memang tidak ada. Di setiap kelurahan jumlah kartu tak bertuan ini bisa mencapai 70 hingga 90 kartu.

"Kami juga kaget ada penambahan kartu sedemikian banyak. Kami heran kok banyak warga miskin baru. Akan segera dilakukan cross check data antara penerima Jamkesmas tahun lalu dengan tahun ini, dengan demikian baru akan diketahui apakah program Jamkesmas tahun ini banyak salah sasaran atau tidak," ujar Siti, Rabu (2/1/2013).

Berkait banyaknya warga miskin yang tidak lagi menerima kartu Jamkesmas, Siti menegaskan bahwa Pemkot Surakarta telah menyiapkan anggaran Rp 18 miliar untuk menjamin pemeliharaan kesehatan warga miskin yang nantinya disalurkan melalui program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS).


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mbr/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%