detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Rabu, 02/01/2013 12:27 WIB

Pendaki Unhas & UGM yang Hilang di Gowa Ditemukan Selamat

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Tim SAR menemukan pendaki asal Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan Univesitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang dilaporkan hilang di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Semuanya selamat.

Kepala Badan SAR Nasional Makassar, Rocky Asikin, menyatakan, sebelumnya, SAR menerima laporan 9 pendaki hilang. Tapi setelah menyisir jalur pendakian, mereka menemukan 15 orang. "Semuanya selamat," kata Rocky ketika dihubungi detikcom, Rabu (2/1/2013).

Rocky menyebut, ke-15 pendaki tersebut ditemukan sekitar pukul 11.40 Wita di ruang terbuka yang biasa disebut Pos 5. Oleh tim SAR, mereka dibawa turun ke pos evakuasi Lebanna, kaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa.

"Untuk identitas lengkapnya, masih kami data," jelas Rocky.

Rombongan sebenarnya berjumlah 19 orang. Empat orang di antaranya sudah lebih dulu turun dan meminta pertolongan. Berdasarkan data tim SAR, mahasiswa yang hilang terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan. Masing-masing adalah Nasir (40), Ishak (28), Simon (24), Supriadi (23), Mairi (23), Indah (24), Nia (24), Kiki (23), dan Ria (22).

"Kami terima infonya tengah malam tadi. Tim langsung menyisir jalur pendakian," ungkap Rocky.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%