Detik.com News
Detik.com
Rabu, 02/01/2013 10:38 WIB

9 Pendaki Unhas & UGM Dilaporkan Hilang di Gowa, SAR Sisir Pos Pendakian

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Sebanyak 9 pendaki dari kelompok pencinta alam gabungan beberapa kampus dikabarkan hilang di Gunung Bawakaraeng, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. Tim SAR menyisir jalur pendakian gunung tersebut.

Kepala Badan SAR Nasional di Makassar, Rocky Asikin yang dihubungi detikcom, Rabu (2/1/2012), menyebutkan gabungan kelompok pendaki dari beberapa kelompok pencinta alam kampus Universitas Hasanuddin dan Universitas Gajah Mada, yang terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan. Mereka masing-masing adalah Nasir (40), Ishak (28), Simon (24), Supriadi (23), Mairi (23), Indah (24), Nia (24), Kiki (23), dan Ria (22).

"Kami dapat laporannya pukul 00.30 Wita tadi. Sebelumnya dari kelompok pencinta alam tersebut, 3 pendaki dari kampus Unhas yang turun ke daerah Lembanna, untuk meminta pertolongan," ujar Rocky.

Rocky menambahkan tim SAR yang diterjunkan dalam proses evakuasi para pendaki ini berjumlah 20 orang yang saat ini sudah berada di pos 7 jalur pendakian. Menurut Rocky, ke-9 pendaki tersebut belum dapat dipastikan kondisinya.

Gunung Bawakaraeng merupakan salah satu gunung yang memiliki puncak tertinggi di Sulawesi Selatan, dengan ketinggian 2.830 meter dari permukaan laut, yang meliputi tiga kabupaten yakni Kab. Gowa, Kab. Sinjai dan Kab. Bulukumba.

Tiga tahun silam, Kamis (28/8/2008), tiga pendaki tewas di Gunung Bawakaraeng akibat menderita hypotermia setelah terjebak cuaca buruk di pos 13 jalur pendakian, yakni Farid mahasiswa Unhas Fakultas Hukum Semester V, dan sepasang suami istri, Adi Daengmakkuling (38) dan Sumiyati (25).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%