detikcom
g"> 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
    Rabu, 02/01/2013 02:14 WIB

    Kedua Kubu Berdamai Pasca Bentrok yang Tewaskan 1 Orang di Bali

    Gede Suardana - detikNews
    Denpasar, - Kedua kubu yang bentrok di perbatasan Denpasar dan Badung, Bali, akhirnya sepakat berdamai. Kedua pihak sepakat bentrok yang terjadi Selasa (1/1) dini hari, merupakan kriminalitas bukan persoalan adat.

    Proses perdamaian ini dimediasi oleh pemerintah Denpasar dan Kabupaten Badung termasuk Polres Badung. Hadir perwakilan dari Banjar Bersih Tegal dari Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, serta Banjar Saih dan Banjar Gunung dari Desa Peguyangan, Denpasar.

    Kesepakatan damai yang harus dilaksanakan adalah tetap menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke proses hukum. Kemudian kedua pihak sepakat menjaga kerukunan bersama.

    "Serta memastikan dan mensosialisasikan bahwa masalah tersebut adalah masalah pribadi," kata Plt Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, saat membacakan poin-poin kesepakatan perdamaian, Selasa (1/1/2012).

    Dua kelompok pemuda dari desa bertetangga di perbatasan Denpasar-Badung terlibat bentrok. Bentrok dipicu kesalahpahaman saat beberapa pemuda menaiki sepeda motor dam menabrak palang papan yang diletakkan di tepi jalan.

    Warga yang hendak menolong malah membuat si penabrak papan ini marah hingga akhirnya terjadi bentrokan. Satu orang tewas dan dua lainnya terluka.


    Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

    (gds/fdn)


    Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

    Sponsored Link

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Indeks Berita ยป
    ProKontra Index »

    Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

    Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
    Pro
    80%
    Kontra
    20%
    MustRead close