detikcom
Rabu, 02/01/2013 02:14 WIB

Kedua Kubu Berdamai Pasca Bentrok yang Tewaskan 1 Orang di Bali

Gede Suardana - detikNews
Denpasar, - Kedua kubu yang bentrok di perbatasan Denpasar dan Badung, Bali, akhirnya sepakat berdamai. Kedua pihak sepakat bentrok yang terjadi Selasa (1/1) dini hari, merupakan kriminalitas bukan persoalan adat.

Proses perdamaian ini dimediasi oleh pemerintah Denpasar dan Kabupaten Badung termasuk Polres Badung. Hadir perwakilan dari Banjar Bersih Tegal dari Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, serta Banjar Saih dan Banjar Gunung dari Desa Peguyangan, Denpasar.

Kesepakatan damai yang harus dilaksanakan adalah tetap menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke proses hukum. Kemudian kedua pihak sepakat menjaga kerukunan bersama.

"Serta memastikan dan mensosialisasikan bahwa masalah tersebut adalah masalah pribadi," kata Plt Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, saat membacakan poin-poin kesepakatan perdamaian, Selasa (1/1/2012).

Dua kelompok pemuda dari desa bertetangga di perbatasan Denpasar-Badung terlibat bentrok. Bentrok dipicu kesalahpahaman saat beberapa pemuda menaiki sepeda motor dam menabrak palang papan yang diletakkan di tepi jalan.

Warga yang hendak menolong malah membuat si penabrak papan ini marah hingga akhirnya terjadi bentrokan. Satu orang tewas dan dua lainnya terluka.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gds/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%